Selamat Datang di Blog Umi Alviyah,Semoga Anda Tidak Menyesal Mengunjungi Blog Ini !!!

Pages

Rabu, 26 Maret 2014

Kebahagiaan Adalah Sebuah Keputusan

kebahagiaan
Foto oleh Pensiero
Apa kabar para pembaca sekalian? Senang rasanya anda masih tetap membaca artikel-artikel dari AkuInginSukses.com ….. terima kasih. :)
Bagi yang baru pertama kali mengunjungi situs ini, saya ucapkan selamat datang.
Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas topik tentang kebahagiaan. Saya akan mencoba mensharingkan pemikiran-pemikiran saya tentang kebahagiaan kepada para pembaca sekalian. Mudah-mudahan bermanfaat.
Bagi saya, kebahagiaan adalah sebuah perasaan yang positif dan menggairahkan, yang setiap manusia bisa rasakan dari hatinya yang terdalam. Banyak orang berusaha mencari kebahagiaan di tempat-tempat yang salah dan justru berakhir dengan kehidupannya yang jauh lebih menderita dari sebelumnya.
Mengapa hal ini bisa terjadi? … Ini karena kita mencarinya diluar diri kita. Kita mengharapkan sesuatu atau seseorang memberikan perasaan bahagia tersebut pada kita.
Seorang bijak bernama Rumi suatu saat pernah berkata, ”Kita mencari kalung permata dari ruangan ke ruangan yang sebetulnya ada di leher kita sendiri.” Ini pun sama ketika kita berusaha mencari kebahagiaan. Kita mencarinya ”kemana-mana”, dan kita tidak pernah dengan persis mengetahui dimana kebahagiaan tersebut berasal.
Saya rasa anda semua setuju bahwa kebahagiaan tidak tergantung dari hal-hal yang berbau materialisme, seperti : mengendarai mobil mewah atau memiliki jabatan/gelar yang prestisius (meskipun hal-hal tersebut dapat membawa kesenangan pada hidup anda).
Kebahagiaan pun tidak tergantung pada orang lain, seperti anda memiliki orang-orang yang penting di dalam hidup anda (meskipun cinta kasih dan kehadiran orang-orang tersebut dapat menambah keceriaan).
Kebahagiaan pun tidak tergantung pada sesuatu hal yang terjadi, sebagai contoh : jika anda tetap tinggal di tempat, akan menjadi baik dan jika anda pergi meninggalkan tempat, akan menjadi tidak baik.
Kebahagiaan bukan untuk ditemukan di mana-mana di dunia luar.
Hambatan terbesar untuk kita bahagia adalah pemikiran yang keliru dari kita sendiri. Sebagai contoh : pemikiran tentang seseorang atau sesuatu yang membuat anda bahagia. Mungkin anda merasakan keceriaan dari seseorang atau sesuatu tersebut, tetapi kebahagiaan tersebut sebetulnya adalah semu dan sementara. Ketika anda tidak bersama seseorang atau sesuatu tersebut, keceriaan itu akan pergi juga bersamanya.
Saya akan memberikan sedikit ilustrasi untuk menjelaskan.
Apa ya kira-kira …. hmm….,
O ya ini saja : Anda pernah merasakan patah hati? Saya rasa sebagian besar pasti pernah mengalaminya. Biasanya apa yang orang-orang lakukan ketika mereka patah hati (termasuk saya tentu saja :) )? Saya waktu itu pergi ke kos/rumah teman dan mengajaknya untuk mengobrol, bermain dan pergi ke suatu tempat. Lupalah kesedihan saya waktu itu. Saya begitu gembiranya bersama teman-teman. Namun ketika saya kembali ke rumah dan sendiri, perasaan sedih saya kembali menyelimuti.
Sebetulnya tidak ada yang salah jika anda pun melakukan hal yang sama seperti yang saya lakukan. Namun yang ingin saya tekankan disini adalah : Dimana sebetulnya seseorang dapat menemukan kebahagiaan?
Berhentilah mencari keluar apa yang sebetulnya bisa anda temukan di dalam diri anda. Buatlah keputusan untuk berbahagia.
Oke, biar saya ulangi sekali lagi :
Kebahagiaan bergantung pada keputusan anda sendiri untuk bahagia.
Jadi kebahagiaan adalah suatu keputusan. Kapan saja, dimana saja anda dapat memutuskan untuk berbahagia atau tidak.
Oke, dibawah ini adalah sebuah aklamasi. Saya mengutipnya dari sebuah artikel luar beberapa waktu yang lalu. Cukup bagus aklamasinya. Anda bisa mengulangi dan membacanya dengan suara lantang:
Saya, {nama anda}, memutuskan untuk berbahagia saat ini, tanpa menghiraukan cuaca, orang lain, dunia atau apapun yang terjadi pada saya.
Saya dengan yakin mengetahui bahwa Tuhan telah memberikan hak kepada saya untuk berbahagia.
Karenanya, saya mengklaim bahwa kebahagiaan adalah milik saya dan saya adalah milik kebahagiaan.

Saat Lupa Menghancurkan Impian Anda

Sebuah Kisah Tentang Lupa

lupa
“Bukankah lupa itu manusiawi?”, bantah Budi kepada atasannya. Budi memang dimarahi oleh atasannya karena dia lupa membawa materi presentasi. Sementara presentasi yang akan dibawakan oleh atasannya sangat penting, jika terlewat bisa memberikan kerugian besar bagi perusahaannya.
Ceritanya seperti ini:
Perusahaan tempat Budi bekerja sedang menangani proyek dari klien besar, dimana klien ini menjadikan perusahaan ini bisa bertahan dari kebangkrutan. Setelah sekian lama menangani klien-klien kecil, yang hanya bisa menutupi biaya operasional, perusahaan ini mendapatkan proyek besar dengan potensi keuntungan yang besar.
Budi adalah asisten manajer yang menangani proyek ini. Posisi asisten manajer adalah hasil jerih payah dia selama ini. Kemampuan dalam bekerja, menjadikan dia diangkat menjadi asisten manajer, dan digadang-gadang akan menjadi manajer dalam waktu tidak lama, sebab manajer saat ini akan naik jabatan.
Sang manajer, atasan Budi, menjadi pimpinan proyek ini, dia begitu mengandalkan kerja Budi. Salah satunya menyiapkan presentasi dan mengumpulkan data perkembangan proyek yang sudah mencapai 75%. Data ini harus dipresentasikan di depan bos klien pada waktu yang sudah ditentukan.
Beberapa hari sebelum presentasi, data dan materi presentasi sudah selesai. Budi mengatakan tinggal merapihkannya. Saat hari H pun mereka langsung berangkat dengan pesawat untuk presentasi. Namun apa yang terjadi. Saat sampai di tujuan, baru disadari Budi lupa mengcopy materi presetasi dan data ke laptop. Padahal waktu presetasi hanya 1 jam karena bos perusahaan klien akan pergi ke luar negeri dalam waktu yang lama.
Budi segera menelpon perusahaan, meminta sekretaris mengirimkan data dengan segera via email dan file sharing. Apa yang terjadi? Sang sekretaris bingung mendapatkan data tersebut sebab dia tidak mengenal komputer Budi. Selain itu, data pun cukup besar sehingga memerlukan waktu untuk upload dan download. Waktu satu jam habis sudah.
“Sudahlah, presentasinya nanti sepulang saya dari Australia.” kata bos perusahaan klien.
Padahal, presentasi itu akan menjelaskan perkembangan proyek. Setelah presentasi, perusahaan tempat Budi bekerja akan menerima kucuran dana tahap keempat sehingga proyek bisa dilanjutkan. Namun semua ini menjadi tertunda menunggu bos klien pulang dari Australia sekitar 3  bulan. Artinya kucuran dana tertunda 3 bulan.
Padahal dana itu sangat dibutuhkan untuk biaya operasional dan membayar berbagai utang yang sudah jatuh tempo. Semuanya menjadi tertunda dan perusahaan menjadi terguncang. Bos perusahaan tempat Budi bekerja harus bekerja keras untuk mengatasi masalah besar yang sedang mereka hadapi. Semua ini berawal dari lupa.
Direktur jelas marah besar, manajer dan Budi dimarahi habis-habisan. Dan setelah itu, Budi pun di PHK.
Terlepas apakah keputusan bos terlalu keras atau tidak, namun yang jelas impian Budi menjadi manajer hancur sudah, semua karena dia lupa.
“Lupa memang manusiawi, tapi kelupaanmu menyulitkan perusahaan ini.” kata manajer kepada Budi.
“Dan, ketidak percayaan saya kepada kamu juga manusiawi. Kamu saya pecat.” kata manajer sambil langsung pergi tanpa memperhatikan lagi pembelaan Budi.
Budi hanya terdiam, terpaku di depan komputernya. “Mau bagaimana lagi, saya lupa.” katanya dalam hati, “Sudahlah, ini mungkin sudah nasib saya.”

Lalu Bagaimana Agar Tidak Lupa?

Kejadian yang dialami Budi (meski ini fiktif) bisa menimpa kita semua. Lupa! Ini memang manusiawi. Adakah caranya agar kita tidak lupa? Tidak, lupa memang manusiawi, dan kita tidak mungkin untuk menghilangkannya dari diri kita. Lupa sendiri adalah sebuah nikmat yang Allah berikan kepada kita, jika kita tidak pernah lupa, justru akan mengganggu kejiwaan kita.
Kita mungkin melihat ada orang-orang hebat yang sepertinya tidak pernah lupa, bagaimana bisa? Sebenarnya mereka bukan tidak lupa, tetapi mereka mengetahui tekniknya agar hal-hal penting tidak terlewatkan. Artinya ada manajemen yang bisa kita lakukan agar tidak melewatkan hal-hal penting.

Dua Tip Agar Anda Tidak Lupa

Yang saya maksud adalah bukan menghilangkan lupa dari diri kita, tetapi ada manajemen yang menjadikan kita teringat semua hal yang penting. Anda mungkin lupa, tetapi dengan teknik ini Anda bisa teringat kembali.
  1. Yang pertama adalah checklist. Untuk acara-acara besar, seperti akan mengadakan seminar, saya selalu menggunakan checklist. Saya merancang checklist jauh sebelum hari H, kemudian saya tempel di tempat yang mudah saya lihat sehingga saya akan ingat setiap hari. Kemudian, H-2 saya berusaha inventarisir, apakah semua yang dibutuhkan sudah ada? Jika ternyata belum ada, masih ada waktu untuk menyiapkannya. Saat hari berangkat, saya tinggal menyerahkan check list ke tim saya dan tidak pernah ada yang terlupa. Sejauh ini, checklist cukup efektif.
  2. Buatlah Sistem Agar Tidak Lupa. Checklist adalah salah satu sistem yang menjadikan kita teringat apa yang penting. Tapi tidak semua hal bisa diatasi dengan checklist. Untuk berbagai kasus, pikirkan sistem agar Anda tidak melewatkan hal yang penting. Contohnya dengan alarm pengingat. Manfaatkan gadget Anda untuk membuat alarm pengingat. Contoh lain, gunakan pompa otomatis jika Anda sering lupa mematikan pompa saat toren sudah penuh. Ada juga yang menempel pengingat di kulkas atau layar monitor Anda. Apa pun itu, rancanglah untuk mengingatkan Anda.

Bagaimana Jika Sering Lupa?

Jika lupa satu kali, mungkin manusiawi. Jika Anda sering lupa, artinya ada masalah pada diri Anda. Jika lupa satu kali saja bisa menghancurkan impian, bagaimana jika sering lupa? Apa pun alasan Anda, orang yang berkempentingan tidak akan suka dengan kelupaan Anda.
Ada dua kemungkinan jika Anda sering lupa:
  1. Mungkin ada penyakit. Ya, seringkali, lupa bisa karena penyakit. Untuk mengatasinya tidak lain dengan cara mengobati penyakit itu. Jangan biarkan, obati, konsultasikan dengan ahlinya.
  2. Masalah mental. Kemungkinan kedua karena kurang fokus dan kurang serius. Jika Anda kerja asal kerja, tidak Anda pikirkan apa yang akan Anda lakukan nanti, ini akan menjadikan Anda lupa terus. Jika Anda memiliki mental juara, Anda akan memikirkan apa yang akan Anda berikan kepada perusahaan, ini akan mempersiapkan diri Anda. Anda akan berhitung apa saja yang diperlukan. Atau setidaknya, Anda bisa bertanya apa yang harus dilakukan? Sehingga Anda mempersiapkannya. Percayalah, jika Anda lebih serius dan fokus, Anda tidak akan sering lupa lagi. Orang yang serius dan fokus, dia akan membuat sistem bagaimana caranya agar dia ingat hal-hal penting.
Jadi, jangan beralasan dengan lupa jika Anda mau sukses.

Cara Membuat Anak Berbakti Kepada Orang Tua

Cara Membuat Anak Berbakti Kepada Orang Tua
Cara Membuat Anak Berbakti Kepada Orang Tua [gulamhazmin]

Mendidik anak adalah kewajiban orang tua. Anak juga memerlukan contoh atau figur keteladanan, utamanya dari sosok orang tuanya. Berikut ini cara membuat anak berbakti kepada orang tua:
1. Hormati Anak Layaknya Orang Dewasa.
Setiap orangtua tentu ingin anaknya tumbuh sebagai anak yang berbudi, dan salah satu indikator yang kerap dijadikan ukuran anak berpekerti baik adalah mereka yang menghormati orang tua. Namun, kerap kali orangtua atau orang dewasa pada umumnya luput untuk juga menghormati anak. Sikap hormat selama ini selalu diidentikan dengan menghormati orang yang lebih dewasa.
2. Mulailah Menghormati Hak-Hak Anak.
Jika anda ingin sang anak memiliki sikap hormat, mulailah dengan menghormati hak-hak anak. Beri ia ruang dan kebebasan dalam bereksplorasi sejauh itu dalam koridor yang benar. Hormati hak berbicara anak dengan senantiasa memberinya kesempatan untuk mengungkapkan gagasan dan keinginannya. seta berikan mereka kesempatan untuk berkembang tanpa ikut campur kita sebagai orang tua sepanjang hal yang dilakukanya adalah hal yang positif
3. Berikan Contoh Etika Menghormati
Ini harus dilakukan karena anak adalah Great Imitator atau peniru yang ulung. Apa yang orang dewasa lakukan, maka anak memiliki kemampuan untuk menirunya. Jika anda orangtua yang senantiasa menjaga sikap hormat kepada orang lain, niscaya sang anak pun akan tumbuh dengan sikap yang Anda contohkan.
 4. Bersikap Tegas Dan Dapat Dipercaya.
Tegaslah dengan apa yang Anda ucapkan. Jika Anda melarang atau meminta anak melakukan sesuatu beri ia alasan yang benar serta beri ia ketegasan.
5. Bersikaplah Terus Terang Kepada Anak.
Katakan pada anak Anda sesuatu yang semestinya mereka ketahui, beri ia penjelasan mengenai sesuatu. Jika anak menanyakan satu hal dan Anda tidak mengetahui jawabannya, ada baiknya Anda mengatakan hal yang sebenarnya dan mengajak anak mencari tahu jawabannya bersama-sama. Sikap ini akan lebih dihargai anak ketimbang Anda pura-pura tahu.
6. Jangan Berbohong Kepada Anak Atau Memperdayainya.
Sebab, tindakan orangtua seperti itu dapat mendorong anak untuk tidak menghargai orangtua beserta aturannya.
7. Kembangkan Pengetahuan Agama Dan Budi Pekerti Anak.
Dengan demikian, anak yang kita didik akan terus berprilaku condong ke arah yang positif, ibaratnya memberikan tumbukan pupuk yang segar, sehingga hasil yang akan didapatpun akan bagus.
8. Berani Meminta Maaf Atas Kesalahan Yang Dilakukan Terhadap Anak.
Jangan takut meminta maaf atas kesalahan yang Anda lakukan, karena dengan demikian anak akan menghargai sikap Anda serta mencontoh perilaku ini jika ia melakukan kesalahan.
9. Ungkapkan Kasih Sayang Anda.
Anak yang tumbuh dengan ekspresi kasih sayang orangtua akan memiliki sikap yang ekspresif dalam mengungkapkan apa yang ada dalam pikirannya. Gagasannya akan sesuatu, kritis dengan lingkungan sekitar, dan sikapnya dalam menghormati sesama.
Semoga bermanfaat dan semoga Anak kita menjadi manusia yang suka menghormati orang lain. Inilah salah satu budi pekerti luhur.

Motivasi Gokil


" kebohongan apabila dipertahankan terus suatu saat akan menjadi kebenaran "
" Ikhlas itu seperti berak, gak peduli semahal apapun makanan yang kita makan, gak akan menyesal dan ngerasa rugi pas dikeluarin"
" Persahabatan itu seperti ngompol di celana. Semua orang bisa melihatnya, tapi hanya kita yang merasakan kehangatan sebenarnya "
" tangan di atas lebih baik daripada kaki di atas "
" PENGALAMAN MERUPAKAN GURU YANG BAIK, KARENA GA PERNAH NGASIH PR "
" PEKERJAAN SEBERAT APAPUN AKAN TERASA RINGAN APABILA TIDAK DIKERJAKAN... "
"Jika seseorang melemparmu dgn batu, balaslah dengan senyuman dan lemparkan bunga, tapi usahakan potnya juga ikut terlempar"
" berakit rakit kehulu ,berenang renang ke tepian ,bersakit sakit dahulu masuk rumah sakit kemudian"
" tertawa itu menyehatkan, so jika kamu perokok,Merokok ­lah sambil tertawa "
" Jangan pernah berhenti bermimpi " ,maka sering2lah tidur.

Ya cukup itu saja motivasi yang gak jelas untuk kalian,
Semoga bermanfaat

"Bullying" sebagai Alat Motivasi Diri






BELAKANGAN bullying menjadi momok yang dalam lingkungan lingkungan masyarakat dan tempat pendidikan. Istilah tersebut berarti tindakan seseorang atau kelompok yang mengolok-olok, mengusili, mengejek, atau menyerang mental pihak lain. Ia bisa dilakukan secara langsung ataupun secara tidak.

Di era teknologi sekarang, bullying kerap dilakukan melalui media sosial atau mengerjai melalui dunia maya (cyberbullying). Contoh bullying yang sering kita temui adalah ketika kakak kelas melabrak adik kelas karena menilai si adik kelas bersikap tidak "sopan".  Di perguruan tinggi bisa ditemui saat masa orientasi kampus (ospek) di mana senior bersikap sebagai pihak yang superior.

Ternyata bullying tidak hanya dilakukan senior kepada junior. Pendidik juga kerap mem-bully siswanya dengan melabel "simbol-simbol" negatif pada siswa-siswa tertentu yang memiliki kekurangan (baik fisik maupun mental). Misalnya pengucilan seseorang karena mengidap penyakit tertentu, ataupun karena ia merupakan golongan minoritas yang dianggap lemah.

Kita tentu masih ingat ketika dihebohkan dengan kasus perpeloncoan yang dilakukan senior terhadap junior di Institut Teknologi Negeri (ITN) Malang. Fikri, mahasiswa baru di Jurusan Planologi ITN yang berasal dari Mataram, Lombok, tewas saat Orientasi Kemah Bakti Desa dan Temu Akrab. Tak hanya kekerasan fisik, para mahasiswi baru pun mengalami pelecehan seksual.

Praktik yang berulang

Kegiatan orientasi yang seharusnya menjadi ajang silahturrahmi antara senior dan junior serta pengenalan lingkungan sekolah/kampus malah dijadikan ajang pamer kekuasaan. Dengan dalih "melatih mental", kekerasan dianggap sah. Para senior kerap menyuruh juniornya untuk melakukan hal-hal aneh, seperti mengoperkan permen dari seorang mahasiswa ke mahasiswa lainnya lewat mulut.

Jika ada kesalahan dalam melaksanakan instruksi, bentakan-bentakan kasar dilontarkan sesukanya. Hal ini tentu tak pantas dilakukan karena orientasi siswa/mahasiswa baru bukan untuk mengasari manusia.

Alasan bullying itu dilakukan karena pelaku pernah mengalami hal serupa. Kemudian praktik tersebut diwarisi sebagai pembalasan dendam pada orang lain. Mem-bully seolah memberikan kepuasan tersendiri bagi pelakunya. Tujuan sebenarnya adalah agar disegani. Padahal, pelaku justru malah dibenci karena perbuatannya. Jika pun junior menyegani senior yang mem-bully-nya, itu bukan karena alasan penghormatan melainkan ketakutan (ketertundukan mental).

Bahkan yang lebih menyedihkan, motif bullying karena merasa iri pada potensi dan bakat mahasiswa baru yang melebihi atau bahkan di atas pem-bully. Seringkali korban menerima dampak buruk akibat perlakuan tidak menyenangkan dari pelaku. Misalnya korban akan membenci dirinya sendiri, sehingga mengurung diri di kamar, merasa tertekan, dan sulit beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya, bahkan sampai nekat bunuh diri karena tak tahan.

Ada banyak cara menghindari bullying, salah satunya adalah tidak membalas perbuatan tersebut. Sebab jika kita melakukan pembalasan justru akan semakin memperburuk masalah. Namun jika kita mampu berpikir positif dan tidak mudah terhasut, bullying itu sendiri dapat menjadi alat untuk memotivasi diri dan mengembangkan potensi serta bakat yang dimiliki.

Jika hal ini bisa dilakukan maka dapat mengurangi bahkan menghilangkan dampak dari bullying. Kita bisa memperoleh kekuatan tanpa harus membalas dengan cara mem-bully orang lain.

Meningkatkan potensi diri

Potensi diri adalah kemampuan dari pribadi seseorang baik yang sudah terwujud maupun yang belum terwujud. Banyak potensi manusia belum digunakan secara maksimal. Dalam mengembangkan potensi diri, terlebih dahulu kita harus mengenali diri sendiri.

Dengannya kita dapat mudah mengetahui apa potensi yang dimiliki. Sehingga kita mengetahui tujuan hidup sejati, menghilangkan pikiran-pikiran negatif yang dilontarkan orang lain, fokus dengan bakat dan kelebihan yang kita miliki, memiliki komitmen untuk mengembangkan serta mempertahankan potensi, mau menerima kritik serta saran yang membangun, dan yakin bahwa kita bisa melakukannya.

Dari poin-poin tadi hasil yang diterima tak akan berbuah manis jika kita tidak konsisten melakukannya. Jika kita hanya melakukannya dalam jangka waktu beberapa hari saja, tentu hasilnya tak akan tercapai. Cobalah untuk konsisten dan tetap yakin dengan apa yang kita lakukan, maka hasil yang sangat memuaskan akan segera terlihat.

Potensi yang kita miliki tidak serta merta dapat begitu saja diaplikasikan. Untuk mencapai hasil yang terbaik tentulah kita harus terus mengasah potensi yang dimiliki. Seperti pisau yang diasah maka akan semakin tajam, maka seperti itulah kita terus menambah pengetahuan dan pengalaman tentang potensi yang kita miliki.

Melalui perilaku bullying yang diterima, dapat diambil kesimpulan bahwa jangan mudah jatuh dan putus asa. Segera bangkit dan berfikir positif dalam menyikapi perlakuan tidak menyenangkan. Balikkan negatif menjadi positif. Dengan begitu, bullying dapat dijadikan sebagai pemacu semangat. Sehingga kualitas diri dapat ditingkatkan. Kita pun akan meraih hidup yang lebih baik. Jangan mudah rapuh!

Minggu, 23 Maret 2014

Ini Cara Melihat Kegagalan Sebagai Bagian Dari Kesuksesan





Jangan biarkan ketakutan akan kegagalan membuat Anda berdiam diri di tempat, karena kegagalan itu memiliki sejumlah keuntungan. Berikut ini di antaranya.
Kegagalan memperlihatkan apa yang harus dilakukan
Kadang kita tidak tahu mana hal yang bisa berhasil, sebelum kita mencoba beberapa hal terlebih dulu. Hasil percobaan itu mungkin menghasilkan kegagalan atau pengalaman tak menyenangkan. Namun Anda bisa menjadi lebih tahu tentang apa yang harus diperbaiki dan tindakan apa yang lebih baik ke depannya.
Kegagalan memberi waktu untuk introspeksi
Ketika kita terlalu fokus pada kesuksesan sebagai tujuan akhir, kita menjadi lupa untuk melihat keadaan sekitar dan menyesuaikan diri. Kegagalan, kadang merupakan sebuah cara yang memberitahu kita untuk berhenti sejenak dan melakukan introspeksi diri. Dengan kegagalan, Anda bisa melihat apakah harus melakukan penyesuaian atau bahkan berganti haluan.
Kegagalan merupakan bentuk motivasi
Jika Anda sudah berkomitmen penuh untuk mencapai tujuan, maka kegagalan bisa menjadi motivasi bagi Anda untuk maju terus. Kegagalan mendorong Anda untuk menemukan solusi atau ide baru yang bisa membantu Anda mencapai tujuan.
Kegagalan akan memberi cara pandang baru
Anda mungkin merasa malu untuk berbagi cerita kegagalan terhadap orang lain. Tapi sebenarnya, dengan bercerita Anda pun bisa membantu orang yang mengalami masalah yang sama. Anda juga bisa mendapatkan cara pandang baru lewat berdiskusi dengan orang-orang yang pernah mengalami kegagalan serupa.
Kegagalan bisa membantu Anda menghadapi rasa takut
Bagi kebanyakan orang, kegagalan merupakan ketakutan terbesar. Jadi ketika Anda membiarkan diri sendiri untuk jatuh gagal dan kemudian berhasil mengangkat diri serta belajar dari pengalaman itu, rasa takut tersebut lama-lama bisa hilang. (Workawesome/Kabar24.com)

Sabtu, 08 Maret 2014

Kamar Tidur Remaja Unik

 

Namanya juga remaja, pasti menginginkan sesuatu yang berbeda karena pada masa usia tersebut sedang mencari jadi diri untuk menemukan gambaran penuh akan dirinya. Termasuk dalam urusan Desain kamar. Pasti ingin tampil beda, ceria dan penuh inspirasi. Masalahnya kadang keinginan remaja kadang beda dengan sang orang tua. Hal itu karena orang tua biasanya ingin kamar anaknya bersih, rapi dan memiliki satu kesatuan dengan ruangan lainnya.


Solusinya? ambil aja jalan tengahnya, yaitu membuat kamar tidur unik yang mencerminkan keinginan dan ekspresi si anak remaja tapi tetap masih dalam konsep minimalis misalnya (sesuai dengan desain rumah secara keseluruhan), bersih dan rapi seperti yang diinginkan si ortu. Berikut beberapa contoh Inspirasi Desain untu Kamar Tidur Remaja Unik. 









 
Blogger Templates